Saat ini, handphone memang tidak lepas dari segala kalangan manusia. Mulai dari kalangan lansia, remaja, dewasa, sampai anak-anak. Handphone memang memiliki banyak fungsi. Mulai dari mengirim pesan, kontak dengan orang lain, mengirim e-mail, mendengarkan musik, mencurahkan isi pikiran dan hati dalam fitur sosial media yang ada dalam handphone itu sendiri, menonton video dari konten youtube, bahkan bermain game.
Namun, kalau kita melihat generasi sekarang, ternyata handphone tidak hanya digunakan oleh orang dewasa saja, tetapi juga kalangan anak-anak. Saat ini, sudah sangat banyak anak-anak yang menggunakan handphone bahkan dalam fitur yang canggih sekalipun. Namun, perlu diingat bila anak terlalu banyak bermain handhone akan berakibat buruk bagi anak iru sendiri. Misalnya anak menjadi malas, tontonan video dari konten yang tidak baik akan membuat anak menjadi kasar karena terpengaruh, dan sebagainya.
Nah,tinggal bagaimana kita bisa bijak dalam memberikan handphone pada anak agar tidak berdampak buruk pada anak itu sendiri. Yang pertama, batasi waktu penggunaan handphone pada anak. Bila sudah waktu belajar, kita dianjurkan untuk tidak memberikan handphone terlebih dahulu kepada anak agar fokus belajar. Kedua, sebaiknya orangtua ikut andil dalam pengawasan penggunaan handpohone pada anaknya agar tidak membuka konten negatif. Ketiga, si anak juga harus bijak dalam penggunaan handphone. Artinya handphone hanya dilakukan untuk media pembelajaran saja. Jika untuk menonton video atau bermain game, hanya dilakukan pada waktu senggang saja dan tidak berlebihan.
Penulis artikel ringan
Fernanda Putra Pratama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar